top of page

UIC Creative Showcase 2025 x Keraton Yogyakarta: Kolaborasi Pendidikan dan Budaya untuk Melahirkan Generasi Muda Pelestari Warisan Nusantara


Seven people in patterned attire stand on a red stage, three hold gifts. A screen behind reads "UIC College" and "Creative Showcase."
UIC Creative Showcase 2025 x Keraton Yogyakarta (Left-to-right: RM Pradiptya Abikusno - Adhirama G Tusin - Bendara Pangeran Harya (BPH) Kusumo Bimantoro - Raden Mas (RM) Gusthilantika Marrel Suryokusumo - RM Sakanti Kuswardono - R.Ay Galuh Retno -  Niluh Komang Aimee Tirta Widiani Sukesna - R.Ay Kirono Arum Hadisuryo)

Di tengah arus globalisasi digital yang semakin deras, penting bagi

generasi muda Indonesia untuk memiliki pemahaman mendalam tentang kekayaan budaya,

tradisi, dan alam warisan leluhur. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan kebudayaan

Indonesia tetapi juga untuk memperkenalkannya ke kancah dunia.


Sebagai institusi pendidikan internasional, USG Education berkomitmen untuk mencetak lulusan

yang tidak hanya memiliki perspektif global tetapi juga kepedulian terhadap nilai-nilai sosial dan

budaya. Salah satu program unggulan USG Education yang mencerminkan komitmen ini adalah UIC

College.


UIC College adalah international pathway program yang mempersiapkan para siswa transisi

perjalanan pendidikan mereka di Indonesia dan lanjut menyelesaikan S1 ke universitas impian di luar

negeri. Di sini, siswa tidak hanya mendapatkan persiapan akademik yang kuat, tetapi juga diajak

untuk mengasah soft skill mereka lewat kegiatan seru dan relevan dengan dunia nyata. Dengan

begitu, mereka siap menghadapi tantangan global sekaligus membawa nilai-nilai positif dari

Indonesia.


Hal inilah yang menjadi inti dari UIC Creative Showcase 2025. Mengusung tema “Exploring The

Heritage of Keraton Yogyakarta”, acara tahunan ini membuka wawasan generasi muda mengenai

warisan budaya Indonesia yang kaya dan beragam, yaitu Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

salah satu kerajaan di Indonesia yang terus melestarikan budaya dan tradisi dan filosofi arti

keagamaan, arti filsafat dan arti kulturil kebudayaan yang sangat kuat. Tidak sekadar belajar

tentang tradisi, para mahasiswa UIC College diajak menciptakan karya yang relevan dengan

kehidupan modern sekaligus menghormati nilai-nilai luhur budaya Jawa, melalui berbagai proyek

kreatif.


Pendidikan Bertemu Pelestarian Budaya




CEO USG Education, Adhirama G. Tusin, menyampaikan rasa bangganya atas kolaborasi antara

UIC Creative Showcase dan Keraton Yogyakarta ini. Menurutnya, acara ini merupakan bentuk nyata

dari komitmen USG Education dalam mengintegrasikan pendidikan dengan pelestarian budaya.

“UIC Creative Showcase x Keraton Yogyakarta adalah sebuah perjalanan eksplorasi yang tidak

hanya memperkenalkan warisan budaya Keraton Yogyakarta secara mendalam, tetapi juga

menginspirasi mahasiswa untuk menciptakan karya yang bermakna dan relevan bagi masyarakat

masa kini. Kolaborasi ini mencerminkan bagaimana generasi muda mampu menghubungkan

tradisi dengan inovasi,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa tema yang diusung memberikan ruang bagi mahasiswa untuk

belajar, berkarya, dan berkontribusi dalam melestarikan budaya lokal. “Karya-karya yang

ditampilkan dalam acara ini merupakan bukti nyata bahwa kreativitas dan pelestarian budaya

dapat berjalan seiring, memberi dampak positif bagi masa depan budaya dan pendidikan.”





Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, Penghageng Nityabudaya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat

yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), menyampaikan apresiasi atas inisiatif

kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan berharga untuk memperkenalkan

budaya Keraton Yogyakarta secara eksklusif, sekaligus menjadi inspirasi dalam mempromosikan

budaya Keraton kepada generasi muda masa kini.


“Karya seni dan ide bisnis kreatif yang ditampilkan oleh mahasiswa UIC College dalam acara ini, ,

memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian warisan budaya. Karya-karya tersebut tidak

hanya menonjolkan keindahan dan kreativitas, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang

pentingnya menjaga budaya agar tetap relevan dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang”,

lanjut GKR Bendara.


Ragam Karya yang Menginspirasi




Acara puncak UIC Creative Showcase 2025 yang telah berlangsung di Pendopo Agung Hotel Royal

Ambarrukmo, Kamis, 16 Januari 2025, menampilkan berbagai karya kreatif mahasiswa UIC College,

antara lain:


● Jurusan Business:

Mahasiswa merancang strategi promosi dan penjualan kreatif di bidang

pariwisata dan tatanan kota, serta ide merchandise modern untuk mempopulerkan budaya

Keraton di kalangan generasi muda.


● Jurusan Fashion:

Karya busana yang terinspirasi oleh elemen budaya Keraton dan budaya

Jawa dipamerkan dengan megah.


● Jurusan Audio Music Production:

Aransemen musik yang menggabungkan gamelan Jawa

dengan musik modern, menciptakan harmoni yang unik.


● Program Art & Design:

Mahasiswa menyelenggarakan pameran seni (Art Exhibition) yang

terinspirasi dari elemen khas Keraton Yogyakarta.


● Program Computer Science:

Pembuatan aplikasi internet untuk memudahkan proses

pemesanan paket wisata dan merchandise Keraton Yogyakarta.


“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi momentum bagi generasi muda untuk berperan

aktif dalam melestarikan budaya berkesinambungan. Melalui karya-karya mereka, generasi muda

dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli dan berkomitmen dalam menjaga tidak hanya

warisan budaya Keraton Yogyakarta, tetapi juga budaya bangsa Indonesia secara keseluruhan,”

tambah GKR Bendara.


Two women seated on stage, smiling, at "UIC Creative Showcase 2025" event. Colorful backdrop with text. Indoor setting with natural light.

Niluh Komang Aimee Tirta Widiani Sukesna, BA, MBA, USG Education Head of BSD Campus,

menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki kesempatan berharga untuk belajar langsung dari pihak

Keraton melalui kolaborasi akademik ini. Para siswa mengikuti lokakarya yang dirancang khusus

secara eksklusif oleh Keraton Yogyakarta untuk memberikan wawasan dan pengetahuan budaya

dan filosofi yang kuat untuk mempertahankan nilai-nilai tradisional hidup dalam era modern.


“Melalui UIC Creative Showcase 2025, kami mengajak mahasiswa untuk menjadi pelopor dalam

melestarikan warisan budaya melalui kreativitas dan keterlibatan langsung. Karya mereka tidak

hanya indah secara visual, tetapi juga membawa pesan penting bahwa warisan budaya harus

dijaga, diperkenalkan, dan mudah dipahami oleh generasi muda masa kini,” ungkapnya di sela

kegiatan.


Pada kegiatan yang telah berlangsung di Yogyakarta, mahasiswa UIC College tidak hanya

mempelajari warisan budaya Keraton, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang pengembangan

bisnis dari Rumah Tenun Magelang, sebuah usaha lokal yang memproduksi tenun berbahan alami

dan telah dikenal hingga mancanegara.



Man speaks at podium in ornate hall with red carpet. Screen reads "UIC Creative Showcase 2025, Exploring the Heritage of Keraton Yogyakarta."

Closing ceremony acara UIC Creative Showcase ini menjadi momen istimewa dengan kehadiran

Raden Mas (RM) Gusthilantika Marrel Suryokusumo sebagai pembicara utama. Kehadiran beliau

tidak hanya menutup rangkaian acara ini dengan penuh makna, tetapi juga memberikan dorongan

semangat baru bagi seluruh peserta.


Selain itu kehadiran B.P.H Kusumo Bimantoro, Putra Mahkota Kadipaten Pakualaman Yogyakarta

juga menambah semangat siswa/i UIC College dalam rangkaian acara UIC Creative Showcase

2025 “Exploring the Heritage of Keraton Yogyakarta”.


UIC Creative Showcase: Mendorong Generasi Emas 2045

UIC Creative Showcase 2025 bukan sekadar acara tahunan, tetapi sebuah inisiatif untuk

menyatukan pendidikan dan pelestarian budaya. Acara ini menjadi momentum penting untuk

mendorong generasi muda agar terus menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia

di tingkat nasional maupun internasional. Inisiatif ini juga sejalan dengan visi dan misi USG

Education dalam mendukung terciptanya Generasi Emas 2045 yang berwawasan global, kreatif,

dan tetap menghargai akar budaya bangsa.


***


Mengenai USG Education

Sejak didirikan pada tahun 1994, USG Education terus memberikan siswa akses ke Universitas terkemuka di seluruh dunia. Saat ini USG Education memiliki 4 (empat unit bisnis) yang memiliki fokus terintegrasi dalam penyediaan program Pendidikan Internasional, yaitu:


1. UNIPREP

Program Foundation Year yang berasal dari UNSW (the University of New South Wales), yang di mana siswa belajar 9 bulan untuk kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang sarjana di UNSW.

Kualifikasi UNSW Foundation Studies juga sudah diakui di dunia internasional sebagai persyaratan untuk program sarjana, antara lain di Kanada, Selandia Baru, Inggris Raya, Amerika Serikat, Malaysia dan Singapura. Program ini telah memberikan keberhasilan yang cukup besar sejak tahun 1994. Para guru yang berpengalaman dan berdedikasi telah membantu siswa Uniprep mencapai keberhasilan sepanjang tahun.


2. USG International College (UIC College)
Diluncurkan pada tahun 2006, UIC College berikan program pendidikan yang menggunakan kurikulum Pearson BTEC HND

HNC - Inggris, program UIC-UTS College – Australia, serta American Degree Transfer Program (ADTP) yang dimana disebut

dengan University Pathway dan Fast Track Program. Melalui program University Pathway dan Fast Track Program di UIC

College siswa dapat menghemat biaya pendidikan kuliah di luar negeri sampai dengan 70%.


Siswa menjalani masa studi di UIC College selama kurang lebih satu sampai dengan dua tahun di Indonesia kemudianmelanjutkan ke jenjang sarjana Universitas di Inggris atau di negara-negara terkemuka lainnya. Program studi UIC College memakai konsep real world learning industry-based curriculum, dimana para siswa diajak untuk langsung mengenal industri di bidangnya masing - masing, baik belajar dari para praktisi maupun mengerjakan tugas yang berkaitan dengan kebutuhan di industri.


3. Uniprep Junior College (UJC)

Uniprep Junior College (UJC) adalah program setara Sekolah Menengah Atas dengan kualifikasi Internasional di Jakarta

yang menawarkan Sertifikasi Internasional. UJC menekankan pada pengalaman pembelajaran kehidupan nyata dan

pengetahuan praktis yang sangat penting dalam tenaga kerja global yang semakin kompetitif.


UJC merupakan program pendidikan yang menjalankan program International General Certificate of Secondary Education

(International GCSE) dari Pearson Edexcel (Inggris) dan BTEC Level 2 Program. Setelahnya, para siswa dapat meneruskan

studinya ke UIC College atau Uniprep sebelum melanjutkan ke jenjang sarjananya di Universitas luar negeri.


4. Unistart

Unistart adalah Education Consultant bagi para siswa Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri serta

mendapatkan informasi mengenai sekolah-sekolah di luar negeri (Australia, UK dan ataupun USA), Dimana pelayanannya

termasuk untuk pengurusan visa, persiapan pre-departure dan lain-lain. Sejak 1994, Unistart telah membantu lebih dari 1.300 siswa dalam mewujudkan mimpinya dengan belajar di universitas terkemuka di seluruh dunia.


Hingga saat ini USG Education telah berhasil meluluskan lebih 5.000 siswa/i yang kini tersebar baik di dalam negeri maupun

luar negeri dan berperan aktif di berbagai sektor industri mulai dari sektor pendidikan, keuangan, energi, digital, dunia kreatif, bisnis dan masih banyak sektor lainnya. USG Education telah berkomitmen untuk dapat mewujudkan mimpi siswa/i yang ingin lanjut menuju Overseas Higher Education. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) hanya dapat dilakukan melalui pendidikan yang bermutu dan bertekad untuk melahirkan lebih banyak lagi generasi emas Indonesia yang siap akan tantangan dunia dan mengemas mereka menjadi pemimpin yang tangguh, kompetitif dan dapat mengharumkan nama bangsa.


USG Education diharapkan menjadi solusi dan mitra bagi orangtua dan khususnya para siswa/i dalam memilih universitas

terbaik di luar negeri. Dengan jalinan kerjasama yang erat dengan berbagai partner Universitas global, hal ini menjadi satu

penunjang yang kuat bagi siswa/i maupun orangtua dalam pemilihan mutu dan kualitas akan Lembaga Pendidikan.


Kunjungi kami di: www.usg.education untuk informasi lebih lanjut.


Comments


 It all
starts here 

USGE-Positioning-2025
  • Whatsapp
  • YouTube
  • Instagram
  • Spotify
USGE batik pattern

© 2025 USG Education

bottom of page